Jumat, 04 September 2015

Things start to change inside Me


Seseorang bertanya padaku

"Kamu Bahagia di Singapore Put?"
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku akan memandang orang yang bertanya itu dan menjawabnya tanpa perlu mengucapkan sepatah kata apapun.
Karena kamu akan melihat binar-binar kebahagiaan di mataku.
Aku Bahagia.
Aku sangat Bahagia.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku Insya Allah baru saja melewati tahap depressed dan menuju tahap enjoy

Kalo aku diberi kesempatan oleh Allah, aku pengen exchange lagi atau S2 atau apapun ke luar negeri lagi. Atau kalaupun bukan ke luar negeri, ke daerah lain. Out of my comfort zone.
Ketemu orang baru, ketemu makanan baru, ketemu budaya baru, ketemu bahasa baru.
Kenapa?
Because....

I am Being the Best Version of Me Now

Disini aku bisa give the best for everything I do, to everyone.
Mungkin karena kuliah samasekali enggak sibuk atau bisa dibilang semi pasrah dengan kuliahku jadinya aku bener-bener all in.
1. Aku bisa jadi sahabat yang baik (menemani teman2 kemana aja, bertukar cerita sepanjang hari, menolong, main bareng, dan liburan bareng) tanpa takut tugastugasku belum kelar or thinking that there is something better that I can do instead of hanging out with friends
2. Baru aku juga bisa fokus sama projek video tf learn (aku assistant director) looh :D
I spend time after time to discuss how to get the best video of us, not really seriously, but with kind of joke and Laugh. Discussing, Debating, Eating Snack and Joke around.
3. Aku belajar tanpa rasa takut. Fearless, Aku pergi kuliah dengan hati tenang dan nyaman karena tidak ada teman-teman untuk excited bareng, untuk saling berlomba untuk mendapatkan hasil yang baik. Untuk merasa takut tertinggal.
4. Aku bebas berpakaian seperti apapun, menggunakan peralatan apapun, tanpa takut mengenai "Apa yang orang lain pikirkan" tentang diriku, karena semua orang disini berbeda. Dan ketika perbedaan itu semakin luas, toleransi pun semakin besar sehingga every kind of style is normal here. Bahkan di Singapore untuk pertama kalinya aku pakai sandal jepit swallow ke Mall untuk nyari makan.
5. Aku mencoba banyak hal untuk pertama kalinya.
untuk pertama kalinya aku mencuci bajuku sendiri
untuk pertama kalinya aku heboh memikirkan menu masakan yang bisa dimasak.
untuk pertama kalinya aku makan makanan yang berbeda jenis di setiap makan (mulai melupakan nasi)
untuk pertama kalinya aku jatuh cinta dengan yang namanya "jalan", seolah-olah kalau aku enggak jalan, badanku jadi kurang segar gitu
untuk pertama kalinya aku makan siang bareng orang-orang berbeda negara
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Living here now is....

No individualism, no competition, no rushing deadline, NO PRESSURE.

I Absorb everything around me. Even just sitting in the bus, hearing music from my headset, and look outside through the clear window glass make me smile, seperti hatiku menghangat karena rasa syukur kepada Allah swt.

Semua makhluk hidup di dunia ini membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan, so it will cost you time to feel down, sad and depressed.
Kalian tidak akan membayangkan seberapa banyak waktu yang aku buang melamun sedih.
I have never missed my family and my friends this much before and it hurts me.
But then I realize that I love them, that's why I miss them, that's why I have to make much more good memories together when I meet them later.
So Hold on!
Stuggle!
Fight the loneliness!
Fight your fear!
and the most important thing is
"Open your HEART and open your MIND, widely"

So you will feel the sweetness of this Life
It is a beautiful word, with infinite affection in it.
You can't stand still waiting for it, you have to be courageous.

Thank you Allah for giving me this oppurtunity.
I can't ask for more.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Imam Syafi’i:
"Knowledgeable and civilized people will not stand in his hometown. leave your country and go abroad. You’ll get a replacement from relatives and friends. crease, because the sweetness of life is after a weary struggle"

4 komentar:

  1. Suka jugaa sama post yang iniiiii :D suka semua post nya putriii­čśä

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uwaaaa makasih banyak mbak hanuuum

      Aku juga suka sama mbak hanuuum!!! } wkwkwk

      Hapus