Sabtu, 08 Desember 2012

Contoh Laporan Hasil Penelitian Biologi tentang pengaruh pemberian jenis air erhadap pertumbuhan kacang tanah

     Sebagai nilai praktek akhir ujian biologi, ibu Norma, guru biologi XII IPA 1 nyuruh aku dan teman2 yang lain menyelidiki tentang faktor eksternal dalam pertumbuhan kacang- kacangan, ada yang dapat kacang hijau, kacang tanah, dan jagung.

     Hasil cabut nomor, aku dapet deh pengaruh air dalam pertumbuhan kacang tanah.
inilah laporan penelitian biologiku. ^.~
cekidot

KATA PENGANTAR
           
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan karunia dan rahmat- Nya sehingga penulisan laporan ini bisa selesai dengan lancar.
            Penulisan laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Biologi Kelas XII IPA 1 Semester I Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjudul “Pengaruh pemberian jenis air terhadap pertumbuhan Kacang Tanah”. Selain itu, penulisan Laporan Praktikum Biologi ini juga dimaksudkan sebagai penambah wawasan pembaca.
            Penulis menyadari begitu banyak pihak yang membantu, memberi semangat, dan dorongan sehingga laporan ini dapat terselesaikan. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terimakasih dann penghargaan penulis sampaikan kepada :
1.     Ibu Norma Manurung, S.si. selaku guru Biologi kelas XII IPA 1 yang telah memberikan arahan dan bimbingan dengan sabar dalam menyusun laporan.
2.    Papa, Mama, dan adik- adik yang selalu memberi semangat dan kasih sayang yang tulus kepada penulis dalam penyusunan laporan ini.
3.    Ibu Dian selaku PPL yang mengajar di kelas XII IPA 1 yang telah memberikan pengarahan dan pencerahan kepada penulis mengenai penyusunan laporan.
4.    Sahabat- sahabat XII IPA 1 yang bersama kita pergi ke laboratorium biologi untuk menyiram dan mengukur tinggi tanaman kita. Sahabat- sahabat XII IPA 1, dimana kita saling menyemangati. Kenangan di laboratorium biologi selama sebulan ini sangat ridak akan terlupakan.
5.    Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu baik moral, maupun material terhadap penulis.
Semoga Allah swt membalas kebaikan mereka, dan memberikan pahala. Harapan penulis semoga laporan ini dapat berguna bagi semua pihak, baik masa kini maupun masa yang akan datang. Kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca sangat diharapkan.




                                                                        Pematangsiantar, 29 November 2012
                       
                                                                                                Penulis



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .............................................................................................................................. 1
DAFTAR ISI .......................................................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................................................... 3
1.1          Latar Belakang Masalah
1.2          Rumusan Masalah
1.3          Tujuan penelitian
1.4          Hipotesis
1.5          Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN TEORITIS .............................................................................................................. 4
BAB III METODOLOGI PNELITIAN ............................................................................................. 11
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................................................... 13
BAB V PENUTUP ................................................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA



BAB I PENDAHULUAN

1.1          Latar Belakang Masalah
Setiap makhluk hidup pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan, begitu pula dengan tanaman. Ada beberpa fakto yang mengalami tanaman, salah 1 nya air. Sesuai dengan tugas biologi yang diberikan oleh Ibu Norma, S.si, maka penulis meneliti tentang kacang tanah.
            Kacang Tanah (Arachis hypogea L) merupakan sejenis spesies kacang-kacangan dari famili Fabaceae yang berasal dari Amerika Selatan. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil. Kacangnya pula tumbuh didalam tanah. Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Maka, kacang tanah bermanfaat untuk tubuh kita.
            Perkecambahan kacang tanah cukup cepat, walau tidak secepat kacang hijau, maka penulis menjadikan kacang tanah sebagai objek penelitian dalam waktu satu bulan. Kacang tanah dapat tumbuh dalam medium tanah, maka penulis meneliti pengaruh pemberian jenis air, yaitu : air biasa, air beras, dan air kopi terhadap pertmbuhan kacang tanah
1.2          Rumusan Masalah
·         Adakah pengaruh pemberian jenis air yang berbeda pada pertumbuhan kacang tanah?
·         Apakah jenis air yang paling baik untuh pertumbuhan kacang tanah?

1.3          Tujuan Penelitian
·         Untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi pertumbuhan kacang tanah, terutama air.
·         Untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis air yang berbeda pada pertumbuhan kacang tanah

1.4          Hipotesis
·         Hipotesis o (ho) : Pemberian jenis air yang berbeda tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah
·         Hipotesis a (hi) :
i)     pemberian jenis air yang berbeda memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah
ii)    air kopi adalah air yang paling baik untuk tanaman kacang tanah

1.5          Manfaat Penelitian
·         Mengetahui penggunaan jenis air yang baik untuk pertumbuhan kacang tanah
·         Mengetahui cara melakukan, menyimpulkan dan menyusun laporan hasil penelitian
·         Mengetahui proses pertumbuhan dan perkembangan kacang tanah



BAB II KAJIAN TEORITIS
 2.1  Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Perkembangan pada tumbuhan diawali dengan fertilisasi. Pada awal perkembangannya, embrio mendapatkan makanan dari kotiledon. Kotiledon terdapat pada biji tumbuhan tingkat tinggi. Tumbuhan dikotil memiliki dua kotiledon, sedangkan monokotil memiliki satu kotiledon. Pertumbuhan awal tumbuhan dari biji menjadi tanaman baru disebut perkecambahan. Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu epigeal dan hipogeal.
a. P ada perkecambahan epigeal, kotiledon terdapat di permukaan tanah karena terdorong oleh pertumbuhan hipokotil yang memanjang ke atas.
b. Pada perkecambahan hipogeal, kotiledon tetap berada di bawah tanah, sedangkan plumula keluar dari permukaan tanah disebabkan pertumbuhan epikotil yang memanjang ke arah atas.
Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di meristem (titik tumbuh) yang terdapat pada ujng akar dan batang. Meristem akan mengalami pembelahan mitosis. Oleh karena itu, ujung batang dan ujung batang akan bertambah panjang dan besar.
Pertumbuhan disebabkan oleh pertambahan besar dan panjang sel-sel itu sendiri. Pada batang terdapat dua jenis tunas, yaitu tunas yang letaknya di ujung batang yang disebut tunas terminal dan mengandung meristem apikal, serta tunas samping yang nantinya membentuk cabang batang, daun, dan bunga.
Batang tumbuhan selain bertambah panjang juga dapat bertambah besar. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas kambium, yang termasuk jaringan meristem yang sel-selnya aktif membelah. Letak kambium di antara jaringan xilem dan floem. Kambium akan terus membentuk jaringan xilem dan floem baru sehingga batang makin lama akan menjadi besar. Aktivitas kambium meninggalkan batas yang jelas pada batang. Batas ini disebut lingkaran tahun.

 

       2.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

 



Dalam pelajaran biologi bahwa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dibedakan menjadi 2 yaitu faktor internal dan faktor external. ok sahabat blogger langsung saja 
1. Faktor Internal
       Faktor internal adalah segala pengaruh/faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri yaitu meliputi gen dan hormon.
      a. Gen 
            Gen merupakan dasar faktor internal yang paling tidak bisa ditawar karene  setiap mahluk hidup tentu saja memiliki gen yang berbeda satu sama lain. Gen merupakan unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA menyandi protein, polipeptida atau seuntaian DNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendali), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya. Tentu saja dalam DNA ini telah disandi sebagaimana rupa yang menentukan bentuk dan pewarisan sifa dari induknya. Jadi begini Sahabat Blogger kalau yang mengontrol seluruh pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ini. 
   
   
b. Hormon
        Hormon adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan memproduksi hormon. Dalam pertumbuhan ini peran hormon ini sangatlah penting. berikut adalah daftar hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. berikut adalah beberapa hormon yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman:


1. Auksin
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Auksin
Mendorong perpanjangan batang, pertumbuhan akar, differensiasi sel dan percabangan, pertumbuahan buah, dominasi epikal, fototropisme, geotropisme.
Dihasilkan pada embrio dalam biji, meristem batang dan daun daun muda.

              Ada beberapa janis auksin, antara lain adalah auksin A dan auksin B. Sebenarnya auksin A itu serupa dengan auksin B hanya berbeda pada kandungan airnya. Auksin A memeliki kandungan air yang lebih banyak yaitu sekitar 1 mol  air leih banyak dari pada auksin B. Selain itu, ada zat yang disebut dengan heteroauksin yang kemudian di ketahui sebagai asam indol asetat (IAA). Semakin jauh dari ujung tumbuhan konsentrasi auksin ini akan semakin menyusut.


2. Giberilin
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Giberilin
Mendorong pertumbuhan tinggi tanaman, mempengaruhi perpanjangan sel dan pembelahan sel.s erta pertumbuhan pada akar daun dan bunga serta buah.
Di produksi oleh meristem batang, meristem akar, daun muda dan embrio.

            Giberilin di temukan oleh Eiichi Kurosawa pada tahun 1926. Giberilin merupakan suatu zat yang diperoleh dari suatu jenis jamur yang hidup sebagai parasit pada padi di Jepang, yaitu jamur Gibberella fujikkuroi. Tanaman padi yang terserang oleh jamur tersebut mengalami pertumbuhan yang abnormal.

3. Asam traumalin
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Asam Traumalin
Mampu memperbaiki kerusakan atau regenerasi sel pada luka yang terjadi pada tubuh tumbuhan baik pada daun, batang ataupun akar.

          Pertama kali dipelajari oleh Haberland. Pada percobaan yang dia lakukan, jaringan tanaman dilukai kemudian di cuci bersih, ternyata bekas bidang luka tidak membentuk jaringan baru. Pada jaringan luka tersebut yang dibiarkan akan terbentuk jaringa baru di dekat luka tersebut.
 
 
4. Kalin
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Kalin
Hormon yang mempengaruhi pembentukan organ pada tumbuhan

Hormon kalin dibedakan menjadi  4 macam:
a. Rizokalin yaitu hormon yang merangsang pembentukan akar, identik dengan vitamin B.
b. Kaulokalin yaitu hormon yang merangsang pertumbuhan batang.
c. Filokalin yaitu hormon yang merangsang pembentukan daun.
d. Antokalin yaitu hormon yang merangsang pertumbuhan pada bunga.

5. Asam Absisat
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Asam Absisat
Menghambat pertumbuhan, menutup stomata selama kekurangan air, menunda pertumbuhan.
Disintesis pada daun, buah, batang dan biji.

Asam Abscisat (ABA) adalah penghambat (inhibitor) pertumbuhan merupakanlawan dari giberelin dan auksin. Hormon ini memaksa dormansi, mencegah biji dariperkecambahan dan menyebabkan rontoknya daun, bunga dan buah. Secara alamitingginya konsentrasi asam abscisat ini dipicu oleh adanya stress oleh lingkunganmisalnya kekeringan. Hormon ini dibentuk pada daun-daun dewasa.

6.Gas Etilen
Jenis Hormon
Fungsi
Tempat Diproduksi
Gas Etilen
Mendorng pemasakan buah dan menyebabkan penebalan pada batang.
Diproduksi oleh jaringan buah masak, diruas batang dan jaringan tua.

          Buah-buahan terutama yang sudah tua melepaskan gas yang disebut etilen. Etilendisintesis oleh tumbuhan dan menyebabkan proses pemasakan yang lebih cepat. Selainetilen yang dihasilkan oleh tumbuhan, terdapat etilen sintetik, yaitu etepon (asam 2-kloroetifosfonat). Etilen sintetik ini sering di gunakan para pedagang untuk mempercepat pemasakan buah. Oleh karena itu buah yang tua sering diletakkan ditempat tertutup (diperam) agar cepat masak.

         Etilen merupakan senyawa unik dan hanya dijumpai dalam bentuk gas. senyawaini memaksa pematangan buah, menyebabkan daun tanggal dan merangsang penuaan.Tanaman sering meningkatkan produksi etilen sebagai respon terhadap stress dansebelum mati. Konsentrasi etilen fluktuasi terhadap musim untuk mengatur kapanwaktu menumbuhkan daun dan kapan mematangkan buah.Selain memacu pematangan, etilen juga memacu perkecambahan biji, menebalkanbatang, mendorong gugurnya daun, dan menghambat pemanjangan batang kecambah.Selain itu, etilen menunda pembungaan, menurunkan dominansi apikal dan inisiasiakar, dan menghambat pemanjangan batang kecambah.
2.Faktor Eksternal
                Faktor eksternal merupakan sesuatu yang mempengaruhi/faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Ada beberapa faktor ekstrenal yang mempengaruhi pertumbuhand an perkembangan tumbuhan yaitu air, cahaya, kelembapan, makanan(nutrisi), suhu.


1.     Makanan

          Makanan adalah sumber energi dan sumber materi untuk mensintesis berbagai komponen sel. Tidak hanya karbondioksida dan air saja yang dibutuhkan tumbuhan untuk bisa tumbuh dengan baik tetapi juga beberapa unsur unsur minerel. Adapun menurut jumlah yang di butuhkan oleh tubuh, unsur mineral ini dibedakan menjadi 2:
            -  Makroelemen yaitu golongan unsur-unsur mineral yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Makroelemen ini  meliputi oksigen, carbon, hidrogen, sulfur, nitrogen, fosfor, kallium, kalsium dan magnesium.
           -   Mikroelemen yaitu golongan unsur-unsur mineral yang dibutuhkan dalm jumlah sedikit. Mikroelemen ini meliputi besi, klorin, tembaga, seng, molibddenum, boron dan nikel. Mikro elemen ini betfungsi sebagai kofaktor yaitu reaksi enzimatik dalam tumbuhan.

           Jika kekurangan nutrisi maka tumbuhan tersebuat akan mengalami difisiensi. Difisiensi ini menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu.

     2.Air
          Tanpa air, tumbuhan tidaklah dapat tumbuh. Air termasuk senyawa yang dibutuhkan tumbuhan. Air berfungsi anatara lain sebagai fotosintesis, mengaktifkan reaksi enzim ezimatik, menjaga kelembapan dan membengtu perkecambahan pada biji.
     3. Suhu
           Pada umumnya,tumbuhan membutuhkan suhu tertentu untuk tumbuh. Suhu  dimana tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal disebut dengan suhu optimum. Suhu paling rendah yang masih memungkinkan suatu tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu minimum sedangkan suhu tertinggi yang masih memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu maximum.
    
 4. Kelembapan
           Pengeruh kelembapan udara berbeda terhadap berbagai tumbuhan. Tanah dan udara yang lembab berpengaruh baik bagi pertumbuhan tumbuhan.

    
 5. Cahaya  

            Pada umumnya, cahaya menghambat pertumbuhan meninggi tanaman karena dapat menguraikan auksin. Tetapi, cahaya juga merangsang pembungaan tumbuhan tertentu. Adapun tumbuhan yang dapat berbunga pada hari pendek (lamanya penyinaran matahari lebih pendek ketimbang waktu gelapnya malam). Ada pula tumbuhan yang berbunga pada hari panjang(lamnya penyinaran matahari lebih lama ketimbang waktu gelapnya).
 
Mengapa hal itu dapat terjadi karena pada tumbuhan terdapat hormon fitokrom yang mengatur pengaruh cahaya ini dalam pertumbuhan dan perkembangan pembungaan tanaman.

           



2.3 kandungan zat hara yang dibutuhkan tanaman
Hara/MineralTanaman memerlukan makanan yang sering disebut hara mineral. Hal inidilakukan dengan menggunakan bahan anorganik untuk mendapatkan energi dan pertumbuhannya.Unsur yang diserap untuk pertumbuhan dan metabolisme tanaman dinamakanhara tanaman. Mekanisme perubahan unsur hara menjadi senyawa organik atauenergi disebut metabolisme.

Unsur hara yang diperlukan tanaman adalah Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen(O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Sulfur (S), Kalsium (Ca), Magnesium(Mg), Seng (Zn), Besi (Fe), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Boron(B), Klor (Cl), Natrium (Na), Kobal (Co), dan Silikon (Si).
Unsur hara dalam tanah lebih banyak diperlukan bagi tumbuhan dari pada hewan dan manusia.Unsur hara dapat dibedakan menjadi
a.Hara makro/makronutrien ialah Mineral yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah banyak.
Berikut adalah contoh, fungsi dan gambaran gejala jikakekurangan unsur hara
1. Nitrogen ( N ) dapat berfungsi untuk Merangsang pertumbuhan tanaman secarakeseluruhan, Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri, Berfungsiuntuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman, Merangsang pertumbuhanvegetatif ( warna hijau ) seperti daun, Tanaman yang kekurangan unsur Ngejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
2. Phospat ( P ) dapat berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolismedalam tanaman, Merangsang pembungaan dan pembuahan,Merangsang pertumbuhan akar, Merangsang pembentukan biji, Merangsang pembelahan seltanaman dan memperbesar jaringan sel.Tanaman yang kekurangan unsur Pgejalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarnakeunguan atau kemerahan ( kurang sehat ).
3.Kalium (K) berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi,enzim dan mineral termasuk air, Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanamanterhadap penyakit.Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dandaun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun. 
b. Hara mikro/mikronutrien ialah Mineral yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang sedikit.
1. Boron (B) Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalammetabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin. Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari. Gejala defisiensi haramikro ini antara lain : Pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati pucuk (die back), mobilitas rendah, buah yang sedang berkembangsangat rentan, mudah terserang penyakit.
2. Klor (Cl) Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkanosmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makroyang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis,khususnya dalam evolusi oksigen. Adapun defisiensi klor antara lain : pola percabangan akar abnormal, gejala wilting (daun lemah dan layu), warnakeemasan (bronzing) pada daun, pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.
3. Seng (Zn) berperan dalam biosintesis auksin, pemanjangan sel dan ruas batang.Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH, pengapuran yang berlebihan seringmenyebabkan ketersediaaan Zn menurun. Tanah yang mempunyai pH tinggisering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn, terytama pada tanah berkapur.Adapun gejala defisiensi Zn antara lain : tanaman kerdil, ruas-ruas batang memendek, daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis padadaun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.
4.Besi (Fe) berperan sebagai pelaksana pemindahan electron dalam prosesmetabolisme. Kekurangan Fe menyebabakan terhambatnya pembentukan klorofildan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna
5. Mangan (Mn ) berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalamsiklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalamkloroplas,ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsur Mnantara lain : pada tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada tanaman serealia bercak- bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengahdan pangkal daun muda.
Dengan menggunakan hara, tanaman dapat memenuhi siklus hidupnya.Fungsi hara tanaman tidak dapat digantikan oleh unsur lain dan apabila tidak terdapat suatu hara tanaman, maka kegiatan metabolisme akan terganggu atau berhenti sama sekali.
       2.4. kandungan kopi
kopi robusta memilikikandungan kafein yang paling tinggi. Kopi robusta banyak digunakan untuk kopiinstan karena dianggap lebih murah namun dengan kadar kafein yang tinggi.
Berikut kandugan yang di miliki oleh kopi:
1. mineral
2. kafein disebut juga peptidsida
3. asam amino
4. polisakarida
5. asam alifastis16
6. acid
7. vanilin
8. pirogallol

            BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A.   Identifikasi Variabel
·         Variabel bebas : penggunaan jenis air yang berbeda
·         Variabel terikat : kecepatan pertumbuhan kacang tanah dilihat dari tinggi kacang tanah
·         Variabel kontrol : ukuran polybag, waktu dan tempat penanaman, media tanah, sinar matahari, suhu, bibit kacang tanah, dan volume air.

B.    Rancangan Percobaan

·         Uk : kacang tanah disiram air biasa sebanyak 200 ml 2 hari sekali
·         U2 : kacang tanah disiram air beras sebanyak 200 ml 2 hari sekali
·         U3 : kacang tanah disiram air kopi  (air 600 ml dan kopi 1 sendok makan) sebanyak 200 ml 2 hari sekali

C.    Jadwal Penelitian

No
Nama Kegiatan
Waktu
1
Memulai penelitian
22 Oktober 2012
2
Mengambil data
29 Oktober 2012
3
Selesai penelitian
29 November 2012
4
Menyusun laporan penelitian
29 November 2012

D.   Tempat Penelitian
Laboratorium Biologi SMA Negeri 3 Pematangsiantar, tetapi kemudian melakukan penelitian ulang di rumah penulis di jalan Arteleri.
E.    Alat dan Bahan
No
Nama Alat atau Bahan
Jumlah
1
Bibib kacang tanah
36 biji
2
tanah
2,4 kg/ polybag
3
polybag
9 buah
4
Air biasa atau air beras atau air kopi
200 ml/ polybag (sesuai dengan perlakuan)
5
Penggaris 30 cm
1
6
pensil
1
7
timbangan
1
8
Kertas hasil penelitian
secukupnya
9
Gelas ukur
1




F.    Prosedur Percobaan

·         Disiapkan semua alat dan baanyang dibutuhkan
·         Dimasukkan tanah ke 9 polybag masing- masing sebanyak 2,4 kg
·         Dimasukkan kacang tanah masing- masing 5 pada setiap polybag
·         9 polybag diletakkan ditempat yang teduh
·         Disiram 9polybag dengan air biasa sebanyak 200 ml/ 2 hari pada seminggu pertama
·         Minggu berikutnya, setiap polybag disiram sesuai perlakuan
·         Diukur ketinggian kacang tanah setiap 3 hari sekali
·         Hasil pengukuran  dicatat di dalam tabel hasil pengamatan



BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

·         Hasil Pengukuran tinggi tanaman kacang tanah dalam cm pada tanggal :
PERLAKUAN
29/10
2012
1/11
2012
4/11
2012
7/11
2012
10/11
2012
13/11
2012
16/11
2012
19/11
2012
22/11
2012
25/11
2012
28/11
2012












UK1
9
13
16
18,5
22
24,5
27
30
34,8
38
40
UK2
15,8
18
19
21,8
24
26,5
29
30
31,5
32,5
35
UK3
12
12,5
18
20
24,3
27
28,5
29
30,7
32
33












U21
9
15
18,5
20,5
22
23,5
24
28
29,5
32
34
U22
17,5
21
24,8
27,5
28
30,5
31,5
32
33
33,5
36
U23
11,5
13
13,5
14
17
19
22
24
25,5
27,5
32












U31
9
15
19
22,5
24,5
27
29,5
30
31
32
33
U32
18
18,5
228
25
25,8
26,5
27
27,8
28,5
29
30
U33
11
11,5
16
19
22
23,5
24
24,5
26
27
28


·         Nilai rata- rata hasil pengamatan

Perlakuan
Nilai perhitungan
Hasil akhir
Uk
(Uk1+ Uk2+ Uk3)/3 =
(272,8+ 283,1+ 267) /33
24,9 cm
U2
(U21+ U22+ U23)/3 =
(256+ 315,3 + 219 ) /33
23,9 cm
U3
(U31+ U32+ u33)/3 =
(272,5+ 484,1+ 232,5) /33
29,9 cm




·         Pembahasan
            Berdasarkan nilai rata- rata hasil pengamatan, kacang tanah mengalami pertumbuhan yang paling cepat ketika disram oleh air kopi.
            Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan, kacang tanah tumbuh paling awal dalam 4 hari. Tetapi pertumbuhan kacang tidaklah merata, bahakan ada yang sampai 2 minggu baru tumbuh. Kacang tanah memiliki daun kelipatan 4. Daun kacang tanah mengembang pada pagi hingga sore hari, kemudian menguncup pada malam hari (mangatup)
            Perhitungan pertumbuhan kacang tanah kurang akurat perhitungannya, karena masih banyak faktor lain selain air yang memengaruhi, seperti suhu, kadar mineral didalam tanah (walaupun tanah diambil dari tempat yang sama), bahkan karena polybag yang memiliki lubang disisinya, air yang disiram akan keluar dari lubang tersebut, sehingga membedakan volume air yang diterima dengan pot lainnya. Penulis juga kadang lupa untuk menyiram tanaman kacang tanah.
·         Uji Hipotesis
^pemberian jenis air yang berbeda memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah
^air kopi adalah air yang paling baik untuk tanaman kacang tanah





BAB V PENUTUP
Kesimpulan :
Berdasarkan hasil pengamatan, penulis menyimpulkan bahwa pemberian jenis air yang berbeda memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah, karena setiap air memiliki kandungan zat maupun mineral yang berbeda.
            Air adalah salah 1 faktor yang memengaruhi pertumbuhan. Walaupun ada banyak faktor lain selain air, tetapi air memegang peranan yang cukup besar dalam pertumbuhan kacang tanah. Dari 3 jenis air yang dicoba, yaitu air biasa, air beras, dan air kopi, air yang paling baik untuk pertumbuhan kacang tanah adalah air kopi.

DAFTAR PUSTAKA

7 komentar:

  1. katanya dapet percobaan kacang hijau ? lah kok di laporanya mbahas kacang tanah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huwaaaa!! salah,salah,
      maaf yaaa :D

      kamu ada tugas gini juga ya? :3

      Hapus
  2. Thanks banget ya buat contoh laporannya. Sangat bermanfaat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uwaa! XD makasih yaaaa

      iya, sempetin ngubek2 blog ini ya jihad ^0^

      Hapus
  3. ini gak ada data hasil percobaan sama analisis data ? tolong dong. soalnya tugas e :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah loh? Bukannya itu ada hasil dan pembahasannya ya artatama?

      Hapus