Selasa, 12 Juni 2012

Naskah Drama Super Fuuun!!! :D the best drama.. hehe



Opening~ lagu “semangat baru by Ello”

                Prolog :  A long long time ago, disebuah negara yang adil, makmur dan sejahtera. Rakyat yang hidup aman, damai dan sehat dipimpin oleh Ratu Serongs Simalakama. Ratu serongs sudah 2 tahun menjadi janda. Dia memiliki 2 orang anak, yaitu Pangeran Malapetaka dan Putri Jatuh Bencana.
                Dimalam yang tenang, Ratu yang sedang merindukan raja..

(ratu menyiram bunga sambil bernyanyi lagu Judika, tapi tanpa sadar telah meremukkan bunganya)
~ ( Pembantu datang mengutip)
Tiba2 datanglah Pangeran , “ Anda memanggil saya Yang Mulia Ratu?”
Ratu menjawab, “ Ya Anakku pangeran, Bagaimana hari mu berjalan?”
“ Baik Ya Ibunda Ratu, Apakah yang Mulia Ratu Baik2 saja?”
“ Tidak Pangeran”
(pangeran cemas) “ apakah ada yang sakit Ratu?”
Ratu pun menjawab, “ Ya Anakku, istana ini sangat sepi sekarang. Ibu mengharapkan kehadiran momongan”
Pangeran bingung dan berkata, “maksud Ibunda?”
“ kamu sudah punya kekasih anakku?”
“ Belum Yang mulia.”
Ratu menjadi sedih dan tiba2 mendapat ide cerah, “ bagaimana kalo kita mengadakan sayembara pemilihan Permaisuri pangeran?”
Pangeran yang tidak tega melihat wajah sedih Ibunda Ratu pun menjawab, “ Baiklah ibunda Ratu”
(Pembantu mengawasi jalannya diskusi itu dengan sedih)
·         Pembantu nyanyi “ oh tuhan tolonglah aku, jangan biarkan diriku, jatuh cinta kepadanya”

00oo00
Prolog : Keesokan harinya,  pengawal pun menempelkan pengumuman akan diadakannya sayembara di papan tulis..
Vivi : (wakwak jamu, datang bawa ember isi botol2 jamu) “ ini kesempatan emas, memperbaiki nasib, keturunan dan segalanya, aku harus ikut!”(rapper dgn logat jawa) ~ pergi
Rani : (mentel dan anak orang kaya) ~( serius ngeliatin pengumuman dan tibatiba nyanyi +gitgut~kembang perawan.. setelah nyanyi tertawa iblis,, )
Diah : (Jalan dengan apatis melewati pengumuman dan tiba2 mundur karena melihat bacaan “1ooooooooooo” dan menempelkan mukanya di pengumuman sambil ngitung berapa biji nol nya”
-Ketika tiba2 nanda Nabok kepala Diah hingga Diah kecampak-
* Rizka datang  dengn mmbawa boneka dn lolipop dan melompati badan diah*
Nanda : “Waw!~ waw!” (mengucapkannya berulang kali sambil pergi)
^ anak2 mengoyang kertas pengumuman dan teriak, “ MAMAA!! KITA KAYAAA!!!” (ngelompati Diah lagi)
(pembantu ngegerek Diah pergi… )
00oo00
Prolog : Di istana, sehari sebelum hari H, terdapat keributan disana sini, karena persiapan untuk sayembara yang akan diselenggarakan…  para pelayan mondar mandir  tidak tentu..
pembantu~ (mencoba naik tangga ketika tiba2 terkejut dan jatuh)
Pangeran menahan punggung pembantu supaya gak jatuh..
pembantu berdiri dengan tegak, mengucapkan terima kasih dan pergi dengan gugup..
~ pangeran menahan kemoceng pembantu dan kemudian mereka nyanyi koimil gaya.~ oo dtanglah penari latar.

00oo00
Prolog : akhirnya tibalah, HARI Haaaaa…
·         Mentel ~ Normal
·         Anak2 : “ Oooh.. begitu ternyata cara jalannya yah.” (mengikuti cara jalan mentel)
·         Wak Jamu : “ eleh.. saia tak boleh bikin malu kampung saya, saya harus jalan dengan benar” ~ Jalan dengan gaya bolak balik
·         Apatis dan Tomboy : ( Nanda tidak bica jalan dengan cepat hingga menarik2 Diah dan merobek kertas selempangnya. dan akhirnya mereka pun berkelahi sambil tari2an dan putar2)
(nari abracadabra)
Pengawal : *meniup trumpet* Oho! Semua peserta sayembara telahberkumpul.. (membariskan),” (diacuhkan oleh para calon)
 Tiba2 datang putri(macem padus)..
Putri : “wait for a second, I’ll BE BACK! * 2pm (pergi ketempat abangnya)
Putri : “ oi! Pahatop ito, nalelengan ho ito, uda nunggu calon mu diluar” “mak, pahatop dabbah” (padang)
Pangeran  dan ratu  *keluar dari “ehem”  ~ I feel Good.*
Pangeran : “selamat datang dikerajaan Nalelengan, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran s.
*tiba2 datang FD.. ~ Ba bambam bambam~
 F : whats up bro?
PNGERAN : Yo!yo! yo!
D : yeah!
Pangeran : udah berapa anggota?
Ratu: *ehem* yang membuat pangeran dkk diam
Ratu : Baiklah, pertama2 saya akan menguji kecintaan kalian terhadap kerajaan Nalelengan kita ini, tunjukkan tarian daerah kerajaan kita..
~ Din din mbak din din..          (disawer sama DF dkk)
Pangeran : Saya sangat bangga terhadap kalian.. Sesi selanjutnya adalah pertunjukkan bakat setiap peserta..
Wak jamu : nyanyi
Rani : 20 pose (F terpelongo)
Nanda : silat~ bora
Diah : Make Up
Rizka : Nari (D ikut nari)
~
Pratama : “Sayembara telah selesai, para peserta silahkan menunggu..
( Para peserta keluar~> Rizka terpesona dgn David,Rani terpesona pada F, dan terus melihati mereka sambil keluar…. (dan Pangeran berdiskusi dengan teman2nya, ratu, dan putri.. tetapi Pangeran hanya diam saja melihat pelayan yang kebetulan lewat)
Ratu : (melihat anaknya bengong aja) “kamu sudah memutuskan pangeran?
Pangeran : *mengangguk* “sudah ya Ibunda Ratu..
Putri : Melihat ke pengawal..
Pengawal : *memukul piringan* “para calon silahkan masuk”
(para peserta masuk)
Ratu : “sekarang saatnya kamu memilih pilihan hatimu pangeran..
Nanda : Pilih aku atau dia
Diah : Aku atau Dia
(ribut)
Pangeran : aku pilih dia.. (nunjuk pelayan)    *hancur hatiku
^ Lakdi badi anjaani hai
Prolog: Pada akhirnya, pangeran telah menemukan cinta nya… yaitu sang pelayan
Begitu pula dengan sahabat pangeran, Dave dan Puji..
Dave telah terpikat oleh tarian maut putri Poltaks..
Puji yang sangat agresif mendekati putri mentelalilo pun SUKSES BESAR! Menggaet putri mentelalilo
Tidak ketinggalan juga Putri Boraks yang ternyata sudah lama SEKALI saling mencintai dengan pengawal pribadinya, IUH..
Kebahagiaan pun tidak luput dari putri Jamjam, Putri Apatison dan Putri Tomboyen.. mereka akhirnya bersahabat baik, layaknya surat dan perangko..
Sayembara pun berakhir dengan Bahagia…
. Tibalah waktunya pemberian mahkota kepada calon permaisuri…
Diberilah mahkota kepada putri..

Prolog : Semua orang berhak untuk jatuh cinta dan cinta itu datang tanpa memandang status..
dan juga, persahabatan itu indah, perbedaan watak dan keadaan tidak menghalangi dalam bersahabat, malah saling melengkapi. Hargailah cinta dan jaga persahabatan.. – THE END -
^ dari Mata sang garuda ^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar