Senin, 20 Februari 2012

Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia

hhehe.. ^_^
Kali ini aku tobat...


ini aku kerjakan dari jam 5 sore sampek jam 10 malam non stop, paling berhenti pas sholat atau mendesak ajahh..




 Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia

*     Merupakan  proses perubahan atau pemecahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana agar bisa diserap oleh tubuh
*    Fungsi system pencernaan :
1.  Menerima makanan
2.  Memecah makanan menjadi zat- zat gizi
3.  Menyerap zat- zat gizi ke alirn darah
4.  Membuang bagian yang tidak dapat dicerna oleh tubuh
*    Proses pencernaan yang terjadi dalam tubuh ada 2, yaitu :
1.  Pencernaan Kimiawi       ~> proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks ke molekul sederhana dengan bantuan  zat kimia berupa enzim.
2.  Pencernaan Mekanik ~> proses perubahan zat makanan daari molekul kompleks ke molekul sederhana dengan bantuan alat atau organ pencernaan.
*    System pencernaan dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu :
1.  Saluran pencernaan ~> organ/ alat pencernaan
2.  Kelenjar pencernaan ~> enzim- enzim yang dihasilkan kalenjar


1. Saluran Pencernaan




*    Saluran Pencernaan memanjang dari mulut hingga ke anus

*    Mulut ~> Faring ~> Kerongkongan ~> Lambung ~> Usus Halus ~> Usus Besar ~> Rektum ~> Anus


A.                       Rongga Mulut ( Cavum Oris)

*    Fungsi : tempat memasukkan makanan kedalam tubuh dengan cara menelan atau yang disebut ingesti
*    pada rongga mulut inilah makanan dicerna baik secara mekanis maupun kimiawi.
*    Proses pencernaan di rongga mulut dibantu oleh alat- alat, yaitu :
1.   Gigi
2.   Lidah
3.   Kelenjar air ludah


1.   Gigi


*    Tertanam pada rahang dan dilindungi gusi
*    Fungsi : Gigi seri ~> memotong makanan, gigi taring ~> mencabik- cabik makanan, gigi geraham depan ~> mengunyah makana, gigi geraham belakang ~> melembutkan makanan
*    Gigi bayi muncul setelah 6 bulan yang disebut gigi susu

*    gigi susu berjumlah 20, yaitu :
1.   8 gigi seri
2.   4 gigi taring
3.   8 gigi geraham
*    Pada usia 6-14 tahun, gigi susu akan tanggal, dan diganti oleh gigi tetap
*    Gigi tetap (permanen) berjumlah 32, yaitu :
1.   8 gigi seri
2.   4 gigi taring
3.   8 gigi geraham depan
4.   12 gigi geraham belakang


*    Macam gigi, yaitu :
1.   Gigi seri ( incicivus= I)
2.   Gigi taring ( caninus = C)
3.   Gigi geraham pertama/ depan ( premolar= P)
4.   Gigi geraham tetap / belakang( molar= M)


*      Struktur luar gigi memiliki bagian- bagian, yaitu :
1.   Mahkota gigi (korona) ~> bagian yang tampak dari luar
2.   Akar gigi (radiks) ~> bagian gigi yang tertanam di rahang
3.   Leher gigi ( Kolum) ~> bagian gigi yang terlindungi oleh gusi
*      Jika gigi disayat memanjang akan tampak bagian- bagian, yaitu :
1.   Email ~> Bagian terluar dan terkeras dari gigi
2.   Tulang gigi ~> tersusun atas zat dentin
3.   Sumsum gigi ~> (pulpa) terdapat disebelah dalam tulang gigi. Pada sumsum gigi terdapat serabut saraf dan pembuluh darah
4.   Semen ~> pelapis tulang gigi yang masuk ke dalam rahang


2.   Lidah



*    Fungsi :
1.   Sebagai indera pengecap
2.   Membantu bersuara
3.   Membantu membersihkan mulut
4.   Membolak- balikkan makanan
5.   Membantu mendorong makanan saat akan ditelan
6.   Alat indra yang sensitive terhadap suhu dingin, panas dan tekanan
*    Pada lidah terdapat putting- putting pengecap (papilla) yang merupakan ujung- ujung saraf sensoris.

*    Ada 3 macam bentuk papilla :
1.   Papilla fungiformis ~> bentuk seperti jamur, terletak dibagian sisi lidah dan ujung lidah
2.   Papilla filiformis ~> bentuk seperti benang- benang halus, terletak 2/3 bagian depan lidah
3.   Papilla serkumvalata ~> bentuk bundar, terletak seperti bentuk V terbalik dibelakang lidah

3.   Kelenjar Ludah ( kelenjar Salica)

*    Fungsi :
1.   Memudahkan penelanan makanan
2.   Membantu mencerna makanan secara kimiawi karena mengandung enzim amylase (ptyalin) dan lipase, serta
3.   Melindungi selaput mulut terhadap suhu panas atau dingin dan kondisi asam atau basa
4.   Membasahi makanan
5.   Mencegah mulut dari kekeringan
6.   Mengubah amilum menjadi malatosa
7.   Membunuh mikroorganisme
8.   Membantu dalam proses mengecap dan menelan


*    3 macam kelenjar ludah, yaitu :
1.   Kelenjar parotid ~> menghasilkan saliva ~> disebelah bawah depan daun telinga
2.   Kelenjar sublingualis atau mandibularis ~> air dan lender ~> dibawah lidah
3.   Kelenjar submandibularis ~> air dan lender ~> lebih ke samping dan ke belakang dari sublingualis
*    Ketiga kelenjar diatas menghasilkan air liur (ludah) yang mengandung enzim amylase atau ptyalin
*    Ludah terdiri dari 98% air bercampur lender (mucus), juga mengandung garam Nakarbonat, Nafosfat, dll.
*    Derajar keasaman ludah adalah netral


                  B.Faring (tekak)



*    Merupakan bagian yang pendek tempat pertemuan jalur makanan dan udara
*    Merupakan bagian belakang mulut yang juga bagian atas tenggorokan
*    Proses : pada saat makanan di faring, langit- langit lunk berotot naik untuk mencegah makanan masuk ke rongga hidung, pernafasan akan terhenti sementara ; laring naik dan epiglottis tertutup untuk mencegah makanan masuk kedalam laring.
*    Kontraksi otot faring menggerakkan kumpulan makanan (bolus) ke kerongkongan
*    Epiglottis untuk mencegah makanan masuk kedalam saluran pernafasan dan memasukkan makanan ke dalam kerongkongan

                  C.Kerongkongan (esophagus)

*    Merupakan sebuah tabung lurus, berotot, dan berdinding tebal.
*    Ada 3 lapis kerongkongan :
1.   Lapisan terluar ~> lapisan jaringan ikat
2.   Lapisan tengah ~> otot
3.   Lapisan dalam ~> jaringan epitel



*    Terdapat gerak peristaltik => gerak bergelombang dari depan ke belakang yang ditimbulkan oleh kontraksi dan relaksasi otot yang terjadi secara berurutan sehingga makanan terdorong ke lambung
*    Disini tidak terjadi proses pencernaan.

                        D.Lambung (VEntrikel)



*    Adalah Bagian dari saluran pencernaan berupa  kantung besar terletak di dalam rongga perut di sebelah bawah tulang rusuk disebelah kiri.
*    Lambung terdiri atas 3 bagian :
1.   Kardiak ~> bagian atas dekat hati
2.   Fundus ~> bagian tengah yang mengantung
3.   Pylorus ~> bagian bawah dekat dengan usus halus

*    Fungsi :
1.   Menyimpan makanan
2.   Mengaduk makanan
3.   Mempersiapkan proses hidrolisis enzimatik protein
*    Proses :
1.   makanan yang masuk ke lambung akan menyentuh dinding lambung dan dinding lambung akan mengeluarkan hormone gastrin ~> hormone gastrin terbawa aliran darah dan merangsang dinding lambung untuk menghasilkan asam lambung (HCl).
2.   Ketika proses pencernaan di lambung terjadi, otot- otot dinding lambung berkontraksi, mencampur dan mengaduk makanan dengan getah lambung.
3.   Makanan akan memadat menjadi suatu massa setengah cair (bubur) yang disebut Kim.
4.   Makanan dari lambung turun ke usus halus

                        E. Usus Halus

*   Panjang kira- kira 8,5 meter
*  Usus halus terdiri atas 3 bagian :
1.   Duodenum ( usus dua belas jari ) ~> bagian depan usus halus dengan panjang kira- kira 25 cm, bentuk U, dan menjadi muara saluran empedu serta pancreas
2.   Jejunum (usus kosong) ~> bagian kedua usus halus, panjang kira- kira 7m
3.   Ileum (usus penyerapan) ~> bagian terakhir usus halus dengan panjang kira- kira 1m
*  Hanya ada pencernaan kimiawi saja

*  Enzim yang dihasilkan getah usus :
1.   Erepsinogen
2.   Lipase usus
3.   Enterokinase
4.   Lactase
5.   Sucrose
6.   Nukleosidase
7.   Nukleotidase
8.   Maltase
9.   disakarase
*  Fungsi :
1.  menyerap zat hara yang telah diuraikan oleh getah lambung dan pancreas
2.  penyerapan sari makanan setelah tahap pencernaan pada usus halus yang paling tinggi dilakukan jejunum dan ileum..
*  Proses :
1.   Kim yang keluar dari lambung bersifat asam karena mengandung HCl ~> HCl merangsang sel- sel getah usus dan mengeluarkan hormone sekretin dan kolesistonin
2.   Sekretin memacu kalenjar pancreas untuk menghasilkan getahnya
3.   Koleistonin merangsang empedu untuk menghasilkan bilus
4.   Getah pancreas dan empedu dialirkan melalui saluran koledokus yang bermuasa di duodenum. Hasil perombakan oleh getah pancreas dan empedu akan diabsorpsi.
5.   Pencernaan makanan selesai pada jejunum dengan hasil akhirnya sarimakanan.
6.   Sari makanan direrap oleh jonjot ileum



F. Usus Besar (kolon)


*    Kolon terdiri atas :
1.   Kolon asenden
2.   Kolon transversum
3.   Kolon desenden
4.   rektum
5.   anus
*    Makanan yang kita makan tidak semuanya diserap oleh ileum ~> makanan yang tidak diserap akan masuk ke kolon ~> sisa makanan akan dibusukkan oleh bakteri Escherichia Coli  yang ada dikolon.
*    Antara usus besar dan usus halus dipisahkan klep ileosekum yang berguna untuk mencegah makanan balik ke usus halus
*    Pada ujung ileosekum terdapat apendiks (umbai cacing)  <usus buntu>
*    Kolon menyerap kembali air dan garam yang berasal dari zat- zat buangan dari usus halus.
*    Apabila lambung terisi makanan akan timbul rangsaangan dari lambung untuk diteruskan ke kolon, rangsangan ini disebut Gastrokolik ~> menyebabkan dorongan untuk BAB (defekasi)


                  G. Rektum

*    Saluran kolon berakhir pada satu lubang yang disebut rectum
*    Dalam rectum terdapat otot yang berfungsi  untuk menahan turunnya feses ke anus yang disebut katup Houston
                       
                       
                        F. anus

*    Rectum bermuara di permukaan tubuh dalam lubang yang disebut anus
*    Fungsi : tempat membuang sisa- sisa pencernaan
*    Dinding anus terdiri atas 2 lapis otot :
1.   Otot lurik
2.   Otot polos
*    Otot lurik ~>  lapisan otot yang langsung membatasi lubang anus
*    Otot polos ~> lapisan otot yang terdapat di dalamnya.


2.Kelenjar Pencernaan


Pencernaan makanan di dalam saluran pencernaan dibantu dengan enzim. Enzim pencernaan dihasilkan oleh kelenjar pencernaan. Macam kelenjar pencernaan pada manusia :

1. Kelenjar ludah (parotis)
Kelenjar ludah terdapat di bawah lidah, di rahang bawah sebelah kanan dan kiri serta di bawah telinga sebelah kanan dan kiri faring. Kelenjar ludah menghasilkan air ludah (saliva). Saliva mengandung enzim ptialin atau amilase ludah. 

2. Kelenjar lambung
Lambung memiliki kelenjar yang menghasilkan enzim pepsin, enzim renin dan asam khlorida (HCl). Enzim pepsin berasal dari pepsinogen yang diaktifkan oleh asam lambung. Sekresi atau pengeluaran asam lambung dipengaruhi oleh refleks adanya makanan, serta dipengaruhi oleh hormon gastrin yang dikeluarkan oleh dinding lambung.

3. Kantong empedu 
Kantong empedu menempel di hati, sebagai tempat menampung cairan empedu. Empedu dihasilkan dari perombakan sel darah merah yang tua atau rusak oleh hati. Cairan empedu dialirkan ke dalam duodenum. Pengeluaran cairan empedu dipengaruhi oleh hormon kolesistokinin. Hormon ini dihasilkan oleh duodenum. 

4. Kelenjar pankreas
Kelenjar pankreas terletak di rongga perut di dekat lambung. Pankreas menghasilkan enzim pencernaan yang dialirkan menuju duodenum, yaitu:enzim amilase, enzim tripsinogen, enzim lipase dan NaHCO3. Sekresi enzim dari pankreas dipengaruhi oleh hormon sekretin. Hormon sekretin dihasilkan oleh duodenum pada saat makanan masuk duodenum (usus dua belas jari). 

5. Kelenjar di usus halus
Kelenjar pada usus halus menghasilkan enzim enterokinase, enzim erepsin (peptidase), enzim maltase, enzim sukrase, enzim laktase dan enzim nuklease serta lipase. Pengeluaran enzim-enzim ini dipengaruhi oleh hormon enterokrinin yang dihasilkan oleh duodenum.











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar